SEKILAS INFO
: - Minggu, 13-06-2021
  • 1 tahun yang lalu / Penerimaan santri baru Tahun Ajaran 2020/2021 Gelombang I 01 Januari s/d 28 Maret 2020
Semarak Latihan Marching Band di Baitul Arqam

OLEH GEUBRINA THIFAL NADA, santri kelas I Madrasah Aliah (MA) Pesantren Baitul Arqam, Sibreh, melaporkan dari Sibreh, Aceh Besar

JUMAT, 6 Maret 2020 menjadi hari yang sibuk bagi santri Baitul Arqam, Sibreh, Kecamatan Suka Makmur, Kabupaten Aceh Besar. Pasalnya, dua hari kemudian akan dilaksanakan Latihan Bersama Marching Band se-Banda Aceh dan Aceh Besar pada Minggu, 8 Maret 2020. Para santri sibuk mempersiapkan lokasi pesantren untuk untuk menyambut para tamu dari berbagai sekolah dan pesantren yang jumlahnya mencapai seribuan orang.

Siang itu, para santri mengikuti geladi bersih yang didampingi pelatih, yaitu Kak Nas, Kak Ilham, dan Kak Uchan. Usai geladi bersih, santri mengerjakan tugas yang sudah diberikan oleh ustaz dan ustazah. Tak hanya santri, ustaz dan ustazah pun turun tangan membersihkan pekarangan sekolah dan menyiapkan panggung.

Ada dua belas tenda yang disiapkan untuk tempat duduk undangan. Ada juga lokasi untuk pameran produk. Sore harinya, sebagian santri membersihkan tempat wudu dan toilet, sebagiannya lagi membersihkan lapangan basket, lapangan bola, dan lorong-lorong di pekarangan sekolah. Ada juga yang memangkas dahan-dahan pohon. Semua pekerjaan santri diawasi langsung oleh ustaz.

Sehari sebelum acara berlangsung, sekolah diliburkan karena seluruh pihak pesantren sibuk dengan berbagai persiapan acara. Para santri kembali membersihkan sekolah. Kali ini sasarannya adalah ruang kelas, musala, dapur, balai-balai, kantor, perpustakaan, dan ruang lainnya. Siangnya, usai shalat Zuhur berjamaah dilanjutkan dengan menata tanaman di panggung sekaligus mengatur kursi-kursi sebagai tempat duduk tamu. Setelah itu barulah santri yang mengikuti perlombaan beristirahat dan mempersiapkan diri untuk acara puncak esoknya.

Azan Asar pun berkumandang. Menandakan setiap umat Islam harus melaksanakan shalat. Yang menjadi imamnya Ustaz Muharrir Lc. Usai shalat beliau juga menyampaikan tausiah berkaitan dengan organisasi  Muhammadiyah. “Muhammadiyah  memiliki ciri khas untuk shalat berjamaah di musala atau di masjid,” ujarnya.

Bakda Asar, kami kembali melanjutkan latihan drumband. Para pelatih marching band dari berbagai daerah mulai berdatangan untuk membantu persiapan acara besok. Mereka semua terlihat sedang membungkus hadiah doorprize untuk hari H nanti. Magrib pun tiba, bersamaan dengan datangnya mobil pikap yang mengangkut sound system. Malam itu, para santri kembali berlatih setelah isya untuk terakhir kalinya. Walaupun tanpa pelatih, mereka latihan sampai enam kali putaran. Terlihat wajah-wajah lelah santri hingga akhirnya kami menyudahi latihan dan kembali ke asrama untuk beristirahat.

Azan subuh berkumandang menandakan masuknya waktu shalat Subuh telah tiba. Saya bangun dan melihat ke luar melalui jendela. Semua lampu kamar yang ada di asrama santri telah menyala. Itu artinya para santri telah terjaga dari tidur pulasnya. Untuk melaksanakan shalat Subuh berjamaah di musala pesantren tidak terlalu jauh dari letak semua asrama. Seusai shalat, kami semua  mendengarkan sedikit arahan yang disampaikan oleh Ustaz Nauval Hidayat Lc selaku Kepala Pesantren Baitul Arqam.

Sedikit arahan yang disampaikan oleh Ustaz Nauval itu setidaknya dapat diindahkan dan dijalankan oleh semua santri. Setelah itu kami pun dibubarkan dan kembali ke asrama untuk membersihkan kamar, rumah, dan halaman. Walaupun kami telah membersihkannya sejak kemarin, tetapi harus dibersihkan kembali karena banyaknya dedaunan yang terus berjatuhan.

Minggu, 8 Maret 2020. Hari yang sangat saya nantikan sekaligus membahagiakan bagi para santri pun tiba. Pukul 06.25 WIB kami semua menuju dapur untuk sarapan. Ketika saya kembali dari dapur, saya lihat sejumlah kendaraan  milik pelatih marching band dan panitia sudah berjajar rapi di lapangan depan kantor madrasah.

Pukul 07.30 WIB saya dan teman-teman telah berpakaian rapi dengan kostum berupa baju hijau, celana hitam, dan jilbab hijau bagi santriwati. Pada baju tersebut tertulis Marching Band Baitul Arqam, baju itu nantinya akan kami gunakan untuk latihan bersama.

Sekitar pukul 08.30 WIB, semua  sekolah yang diperkirakan sebanyak delapan sekolah telah hadir dan dipersilakan mencari guru pembinanya masing-masing. Acara latihan bersama akan segera dimulai dan setiap bidang kelasnya dipisah.

Setelah latihan bersama selesai, kami semua dipanggil menuju lapangan karena akan segera dibagikan doorprize  sesi pertama. Hadiahnya bermacam- macam, ada dispenser,  kompor gas, botol minum, dan masih banyak lainnya. Acara ini sponsori oleh Susu Zee, Baitul Arqam, Universitas Muhammadiyah, STIKes Muhammadiyah, Macaroni, dan usaha kentang goreng.

Barulah tiba saatnya pembukaan acara yang dilangsungkan sekitar pukul 11.00 WIB. Untuk memberkati acara pada hari itu, dilantunkan ayat suci Alquran oleh Ahmad Khumaina Paya yang suaranya mampu membuat hati pendengarnya sejuk dan damai. Kata-kata sambutan pertama kali disampaikan oleh Ustaz Muharir Lc yang mempromosikan tentang dayah dan yang baru-baru ini memenangkan sejumlah perlombaan. Lalu setelah itu dilanjutkan oleh Kepala Kemenag Aceh.

Selanjutnya, peserta  menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama dan rangkaian pembukaan berakhir. Dilanjutkan dengan pembagian hadiah doorprize sesi dua oleh Kak Nas. Ramai santri Baitul Arqam yang mendapatkan  doorprize. Tanpa disadari waktu shalat Zuhur sudah tiba dan semua orang melaksanakan shalat. Barulah setelah salat Zuhur kami memakai kostum drumband yang telah dibagikan beberapa hari lalu. Baju yang kami pakai hari itu sangat kental ciri khas Muhammadiyah-nya, yakni pakaian berwarna hijau dan kuning, sedangkan jilbanya warna hitam.

Tibalah saatnya perlombaan. Baitul Arqam mendapat undian nomor lima setelah semua siswa junior tampil. Saat nomor undian kami dipanggil, saya merasakan gugup karena ini adalah kali pertama drumband kami tampil setelah beberapa bulan latihan. Seusai tampil, kami istirahat sejenak dan kembali mendengarkan pembagian doorprize  sesi tiga. Pembagian doorprize itu sangat menyenangkan dan menghibur.

Terakhir, yang ditunggu-tunggu oleh peserta adalah pembagian hasil perlombaan. Pesantren Baitul Arqam memperoleh empat piala sekaligus dari tiga kategori lomba, yaitu kompetisi drumband, drum battle, dan kontes colour guard. Adapun kejuaraan yang diperoleh adalah satu juara terbaik, dua juara I favorit, dan satu piala untuk juara satu terunik.

Semua santri Baitul Arqam sangat senang karena ini adalah pertama kalinya Grup Drumband Baitul Arqam tampil pada ajang perlombaan dan mendapatkan empat piala sekaligus. Acara pada hari itu pun berakhir dan kami semua melakukan foto bersama di depan panggung. Bahagia rasanya. (E-mail: thifalnada@gmail.com)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Semarak Latihan Marching Band di Baitul Arqam, Source.

Editor: bakri

TINGGALKAN KOMENTAR

Video Terbaru

Data Sekolah

Dayah Pesantren Baitul Arqam (MTs dan MA)

NPSN : 69788268 / 69963522

Jln Banda Aceh Medan KM 15,5 Tampok Blang
KEC. Sukamakmur
KAB. Aceh Besar
PROV. Aceh
KODE POS 23361
TELEPON 08116800210
FAX 0000000
EMAIL info@baitularqam.sch.id

Maps Sekolah